USG 4D Deteksi Janin Dalam Rahim

USG 4D Deteksi Janin Dalam Rahim

22 April 2020

Gambar 1. (Dari kiri ke kanan) USG 4D pada janin usia 32 minggu, 34 minggu, dan 31 minggu2

Apa Itu USG 4D dan apa bedanya dengan USG biasa dan USG 3D?1

Sama halnya dengan USG biasa (USG 2D), USG 3D dan 4D juga menggunakan gelombang suara untuk menggambarkan calon buah hati di dalam rahim Anda. Lalu, apa yang membedakan USG 3D dan 4D dengan USG biasa? Pada USG biasa, gambar yang dihasilkan abstrak, sehingga Anda sulit untuk melihat dan memahami gambar yang dihasilkan. Pada USG 3D, bayi di dalam rahim akan digambarkan dalam 3 dimensi sehingga Anda terbantu untuk membayangkan gambaran buah hati anda. Jika menggunakan USG 4D, Anda dapat melihat rekaman bayi Anda seperti sebuah film. Ya! Anda bisa melihat sang buah hati tersenyum bahkan menguap. Dengan USG 3D dan 4D anda bisa melihat wajah anak Anda untuk pertama kali. 

Beberapa dokter lebih menyukai USG jenis ini karena USG 3D dan 4D lebih baik  dalam melihat adanya kecacatan pada bayi dibandingkan USG konvensional. Ganggua perkembangan tubuh janin seperti bibir sumbing, kaki yang bengkok, dan kelainan struktur lain  dapat dilihat dengan bantuan USG 4D ini. Dengan mengetahui hal tersebut, solusi dapat dipersiapkan sebelum sang buah hati lahir.

Amankah USG 4D?1

USG berbeda dengan foto ronsen yang menggunakan sinar X. USG menggunakan gelombang suara sehingga aman untuk ibu dan si buah hati.

Beberapa penelitian memastikan USG 4D aman untuk bayi. Beberapa asosiasi seperti American Institute of Ultrasound in Medicine dan American Congress of Obstetricians and Gynecologists menekankan bahwa USG aman namun paparan berlebihan terhadap USG tidak baik untuk bayi Anda. Melakukan USG 3D atau 4D hanya sekedar untuk melihat wajah sang buah hati bukanlah keputusan yang bijak, terutama jika hal tersebut dilakukan di pusat pebelanjaan atau tempat umum yang tidak dilakukan oleh tenaga profesional.

Bagaimana Proses Pemeriksaan USG 4D?1

Saat diperiksa, Dokter kami akan meminta Anda berbaring dan memberikan gel ke perut Anda. Gel ini akan membantu hantaran gelombang suara. Selanjutnya, sebuah alat akan

digerakan di atas perut anda yang sudah diberikan gel. Alat tersebut akan menghasilkan sebuah gambar yang dapat anda lihat di layar.

Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, Anda akan diberikan foto hasil pemeriksaan. Dokter kami akan segera memberitahu Anda jika ada yang tidak normal dari hasil pemeriksaan USG 3D atau 4D tersebut.

Kapan USG 4D dapat dilakukan?1,2

Kapanpun anda mau, USG 4D dapat dilakukan. Penelitian yang dilakukan oleh Kurjak et al. menunjukan USG 4D dapat memvisualisasikan gambar pada janin yang usianya seminggu lebih awal dari usia yang dapat dilihat dengan USG biasa. Seluruh tubuh janin dapat dilihat setelah usia gestasi 20 minggu, akan tetapi pergerakan tubuh dapat dilihat pada usia yang lebih muda. Semakin matang usia kehamilan, semakin jelas visualisasi. Hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya usia kehamilan, selain ukuran janin yang juga bertambah, air ketuban akan diproduksi semakin banyak. Air ketuban ini berfungsai salah satunya sebagai penghantar gelombang suara.

USG 4D, salah satu jenis USG yang dapat memberikan calon Ibu dan Ayah gambaran sang buah hati lebih jelas. USG 4D juga memberikan  harapan baru kepada tenaga kesehatan dan para calon orang tua dalam mengidentifikasi gangguan struktur serta mempersiapkan lebih dini solusi bagi sang anak.

 

sumber :

1Griffin M. 3D and 4D ultrasounds. [internet]. 2016 [Visited on  July 18th 2017]. Available from http://www.webmd.com/baby/3d-4d-ultrasound

2Hata T. Four dimensional ultrasound evaluation of fetal neubehavioural development. Donald School Jounal of Ultrasound in Obstetrics and Gynecology.2010;4(3):233-48.


Varises tungkai, apakah bisa dicegah?

09 July 2020

Varises tungkai merupakan pelebaran pembuluh darah balik (vena) di tungkai yang disebabkan oleh adanya penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut. Pembuluh darah vena berfungsi untuk mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Pembuluh ini memiliki katup satu arah yang bekerja mencegah kembalinya darah ke tempat yang sudah dilewatinya (reflux). Apabila terjadi kelemahan atau rusak pada katup ini maka akan menyebabkan penumpukan darah pada pembuluh tersebut dan menyebabkan pembuluh vena melebar. Hal ini bisa ditandai dengan menonjolnya pembuluh darah yang berkelok-kelok berwarna ungu atau biru gelap.

Read more

Yang Mematikan Dalam Diam

07 July 2020

Penyakit Hipertensi sering kali disebut the silent killer karena sebagian besar penderitanya tidak mengalami gejala, sehingga tidak menyadari bahwa tubuhnya telah terkena hipertensi. Dalam beberapa kasus, penderita baru mengetahuinya setelah terjadi komplikasi seperti nyeri dada, sesak, kelumpuhan, dll.

Read more

Apakah Epilepsi penyakit kutukan?

29 June 2020

Epilepsi atau masyarakat banyak menyebutnya ayan merupakan gangguan yang terjadi pada sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik yang abnormal. Epilepsi bisa menimbulkan kejang, sensasi dan perilaku yang tidak normal, sampai kehilangan kesadaran. Epilepsi juga merupakan salah satu penyebab terbanyak morbiditas di bidang saraf anak, yang berdampak terhadap tumbuh-kembang anak.

Read more