Sayangi Ginjalmu Sejak Dini

Sayangi Ginjalmu Sejak Dini

20 January 2020

Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang mempunyai peran vital dalam menjaga tubuh terhindar dari zat – zat sisa, ataupun limbah yang berbahaya bagi tubuh dan harus dibuang. Ya, lebih spesifik lagi ginjal memiliki fungsi yakni :

  1. Menyaring dan membuang limbah tubuh (zat – zat kimia, obat – obatan dan makanan) dalam darah melalui urin
  2. Menjaga keseimbangan kadar garam, mineral, cairan, dan asam darah dalam tubuh
  3. Membantu pembentukan sel darah merah dengan menghaslkan eritropoetin
  4. Membantu mengatur tekanan darah dengan menghasilkan renin
  5. Menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D untuk menaga kesehatan tulang

Sahabat Permata, Anda dapat membayangkan bila fungsi ginjal terganggu maka fungsi penyaringan dan pembuangan limbah juga terganggu, akan menumpuklah zat sisa limbah dan cairan dalam tubuh yang akan menyebabkan gejala pembengkakan kaki, mual, muntah, lemas, hingga sesak napas.

Penyakit yang berkaitan dengan ginjal, bisa terjadi lokal ataupun sebagai komplikasi dari penyakit lain. Penyakit ginjal yang terjadi lokal di ginjal yakni infeksi ginjal, batu ginjal, ginjal polikistik, gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronik. Sedangkan, bila penyakit ginjal menjadi komplikasi dari penyakit lain, umumnya disebabkan oleh Diabetes Mellitus (penyakit kencing manis) dan  tekanan darah tinggi.

  • Infeksi Ginjal

Umumnya disebabkan oleh bakteri yang naik dari bagian kandung kemih ke ginjal. Ini merupakan salah satu komplikasi dari infeksi saluran kemih. Gejalanya akan mirip dengan gejala infeksi pada umumnya, yakni adanya demam, mual, muntah atau gejala tidak enak badan. Karena infeksi terjadi di ginjal, maka fungsi ginjal akan terganggu, seperti merasa tidak lampias saat berkemih, ada darah saat buang air kecil, nyeri saat berkemih, hingga sulit buang air kecil.

  • Batu Ginjal

Fungsi ginjal adalah menyaring zat limbah, termasuk garam dan mineral yang seharusnya disaring, dapat mengeras dan tertimbun dalam ginjal (karena jumlah garam dan mineral yang banyak) sehingga terbentuk baru ginjal. Gejalanya umumnya terkait dengan kesulitan buang air kecil adanya semacam Kristal atau pasir yang keluar saat berkemih, hingga nyeri yang menjalar di bagian pinggang dan sekitarnya (tergantung letak batu ginjalnya)

  • Penyakit Ginjal Polikistik

Sesuai dengan namanya, ditemukan adanya kista (kantong berisi cairan) yang banyak/berkelompok di ginjal. Ini merupakan penyakit keturunan. Adanya kista yang berkelompok di ginjal, tentu akan menurunkan fungsi ginjal. Bila tidak ditangani umumnya akan berujung pada gagal ginjal.

  • Gagal Ginjal Akut

Berdasarkan defenisi, gagal ginjal akut merupakan keadaan dimana ginjal tidak dapat berfungsi secara normal secara tiba – tiba. Ada berbagi penyebab terjadinya kondisi ini, adanya syok hipovolemik (kehilangan darah yang banyak), penyakit kencing manis juga bisa menadi penyebab terjadinya gagal ginjal akut.

  • Penyakit Ginjal Kronik

Kebalikan dari gagal ginjal akut, gagal ginjal kronik merupakan penurunan fungsi ginjal yang menetap selama tiga bulan. Kondisi ini ditandai dengan sesak napas, mual, dan kelelahan. Umumnya gejala – gejala baru dirasakan saat sudah masuk stadium lanjut.

Gejala Penyakit Ginjal

Gejala penyakit ginjal tergantung jenis penyakitnya dan apakah penyakit tersebut menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Beberapa gejala penurunan fungsi ginjal dan gejala penyakit ginjal, antara lain :

  • Terjadi pembengkakan di pergelangan kaki dan disekitar mata
  • Mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan
  • Volume urin dan frekuensi buang air kecil berkurang
  • Urin berbusa
  • Merasa lelah, dan sesak nafas
  • Kulit kering dan terasa gatal
  • Terjadi kram otot, terutama di tungkai
  • Susah tidur
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan irama jantung
  • Penurunan kesadaran
  • Pada gagal ginjal akut dapat terlihat tanda dehidrasi
  • Nyeri punggung bawah dan urin bercampur darah

Diagnosis Penyakit Ginjal

Sahabat Permata, gangguan pada ginjal dapat dideteksi dengan berbagai tes kesehatan, diantaranya yakni tes urin (untuk memeriksa kadar albumin dalam urin), tes darah ( untuk memeriksa kadar kreatinin), dan USG ginjal atau CT Scan ginjal untuk melihat struktur ginjal.

Pencegahan Penyakit Ginjal

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ya, menjaga kesehatan ginja juga hal yang kita bisa lakukan, agar ginjal kita tetap dapat berfungsi dengan baik. Bagaimana caranya?

  • Jaga Asupan Cairan Tercukupi

Minum air yang cukup akan membantu ginjal berfungsi dengan baik. Untuk melihat apakah asupan cairan tercukupi atau tidak, dapat dilihat dari warna urin/air seni kita. Semakin gelap dan pekat menandakan kita masih kurang asupan air.

  • Makan makanan sehat

Makan makanan sehat selain mencukupi asupan gizi yang disarankan, tantu dapat mencukupi vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Makan buah – buahan dan sayur – sayuran sangat disarankan. Sebaliknya, makan makanan yang tinggi garam dan lemak tidak disarankan. Asupan garam yang disarankan adalah kurang dari 2300 miligram per hari.

  • Kontrol tekanan darah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tekanan darah yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Menjaga tekanan darah dalam rentang normal 120/80 mmH adalah sebuah keharusan. Bila pasien sudah memiliki tekanan darah tinggi, maka harus sering kontrol tekanan darah baik dengan diet yang baik, olahraga teratur dan obat – obatan.

  • Kontrol kadar gula darah

Banyak orang yang tidak menyadari mereka mengalami Diabetes Mellitus, sehingga ada baiknya untuk rutin kontrol kadar gula darah. Semakin cepat tahu, semakin baik, karena salah satu komplikasi penyakit Diabetes Mellitus dapat merusak ginjal. Menjaga kadar gula darah dalam rentang normal, akan menjaga ginjal dari komplikasi. 

  • Hindari merokok atau konsumsi alkohol

Merokok dan konsumsi alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, tentu ini akan membahayakan ginjal.

  • Menjaga berat badan dalam BMI (Body Mass Index) normal
  • Lakukan kontrol fungsi ginjal dengan teratur
    Terutama bila Anda termasuk dalam kelompok resiko tinggi, yakni memiliki Diabetes Mellitus, tekanan darah tinggi, obesitas, dan memiliki riwayat keluarga dengan sakit ginjal .

 

Editor : dr Nindia Latwo Septipa

Sumber :

https://www.webmd.com/a-to-z-guides/keep-kidneys-healthy#2

https://www.urologyhealth.org/careblog/5-ways-to-keep-your-kidneys-happy

https://www.urologyhealth.org/careblog/5-ways-to-keep-your-kidneys-happy

 

 


All You Need To Know About Novel Corona Virus 2019

31 January 2020

Novel Coronavirus 2019 menggemparkan dunia. Awalnya diketahui berasal dari kota Wuhan, kini sudah menyebar ke lebih dari 12 negara di dunia.

Read more

Apa itu Kanker?

05 February 2020

Sahabat Permata, tahukah Anda bahwa setiap tahunnya pada tanggal 4 Februari, diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Tentu saja momen memperingati ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global di seluruh dunia terhadap penyakit kanker, pembunuh nomor 2 di dunia.

Read more

Rekomendasi Aktivitas Fisik Untuk Osteoarthritis

29 January 2020

Sahabat Permata, aktivitas fisik merupakan komponen penting dalam kesehatan masyarakat. Terlebih pada pasien dengan Osteoarthritis. Namun, memilih aktivitas fisik yang tepatlah yang menjadi tantangannya.

Read more