Hati-Hati Serangan Jantung

Hati-Hati Serangan Jantung

30 September 2021

Serangan jantung, atau dalam dunia kedokteran biasa disebut sebagai Infark Miokard, merupakan kematian otot-otot jantung permanen karena kurangnya pasokan oksigen pada otot jantung. Infark Miokard merupakan salah satu spektrum dari Penyakit Jantung Koroner.

Infark Miokard dapat terjadi melalui beberapa cara meliputi matinya sel otot jantung karena kurangnya suplai oksigen, perubahan pada otot jantung sehingga tidak dapat lagi memompa, rusaknya sel otot jantung karena trauma reperfusi, dan disfungsi ventrikel kiri jantung. Kejadian-kejadian tersebut dapat terjadi apabila terdapat plak lemak jahat yang menghambat sirkulasi jantung, atau gangguan jantung lain yang sebelumnya sudah terjadi. Plak lemak jahat ini awalnya hanya berupa lemak jahat tipis yang menempel di dinding pembuluh darah ujung, kemudian lama kelamaan menjadi tebal, dan membentuk bola yang lepas mengalir dan menghambat pembuluh darah jantung.

Faktor Risiko terjadinya serangan jantung meliputi riwayat keluarga dengan serangan jantung, laki-laki, merokok, memiliki penyakit kolesterol, diabetes, hipertensi, obesitas, stres psikososial, kehidupan sedenter, rendahnya konsumsi buah dan sayur, dan memiliki penyakit pembuluh darah perifer.

Tingkat kematian dari Infark Miokard mencapai 30%, yang setengahnya terjadi karena telat dibawa ke rumah sakit. Sebanyak 5-10% pasien meninggal setahun setelah Infark Miokard, dan 50% kembali dirawat di rumah sakit setelah satu tahun. 

Gejala yang terjadi biasanya adalah nyeri dada, dengan gejala prodromal seperti lelah, rasa tidak nyaman pada dada, dan rasa tidak enak badan. Meskipun gejala merupakan hal yang penting untuk evaluasi dari Infark Miokard, banyak kasus terjadi tanpa gejala apapun. 

Pasien dengan gejala serangan jantung harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Apabila terjadi henti jantung, dapat dilakukan pertolongan pertama dengan cardiopulmonary resuscitation (CPR), yaitu menekan dada penderita dengan kedua tangan menggunakan kekuatan tubuh bagian atas selama 100-120 kali per menit.

 Sumber:

  1. Oren J, et al. Acute Myocardial Infarction. Boston: Statpearls; 2021. 
  2. Jeffrey L. Acute Myocardial Infarction. England: NEJML 2017

 


Kenali Berbagai Macam Infeksi Menular Seksual dan Bagaimana Mencegahnya!

02 December 2021

Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual. Semua teknik hubungan seksual baik melalui vagina, dubur, atau mulut baik berlawanan jenis kelamin maupun dengan sesama jenis kelamin bisa menjadi sarana penularan penyakit kelamin.

Read more

Kekerasan Terhadap Perempuan: Apa Yang Harus Dilakukan dan Bagaimana Mencegahnya?

25 November 2021

Kekerasan terhadap perempuan adalah setiap ??tindakan publik atau pribadi dari kekerasan berbasis gender yang telah mengakibatkan, atau kemungkinan besar dapat mengakibatkan, kesengsaraan atau penderitaan perempuan, baik secara fisik, seksual, dan/atau psikologis. Sebanyak 1 dari 5 perempuan yang berusia 15-64 tahun mengalami kekerasan setiap tahunnya di Indonesia.

Read more

Mengenal Global Developmental Delay (Keterlambatan Perkembangan Umum) Pada Anak

18 November 2021

Perkembangan buah hati adalah hal yang paling di nantikan oleh para orang tua. Namun seringkali orang tua tidak menyadari ketika buah hatinya mengalami keterlambatan perkembangan. Perkembangan setiap anak memiliki keunikan tersendiri dan kecepatan pencapaian perkembangan tiap anak berbeda, sehingga seringkali terjadi perbedaan perkembangan di antara anak yang seusia. Pada umumnya anak memiliki pola perkembangan normal yang merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih banyak mengenai Global Development Delay atau Keterlambatan Perkembangan Umum Pada Anak.

Read more