Kencing Bercabang dan Pancarannya Melemah, BPH Mengintai!

Kencing Bercabang dan Pancarannya Melemah, BPH Mengintai!

25 June 2018

Apa itu Prostat?

Prostat adalah sebuah kelenjar yang seukuran biji kenari yang posisinya melingkupi saluran kencing. Prostat berfungsi sebagai salah satu penghasil cairan pelengkap mani. Setiap laki-laki memiliki prostat.  Semakin bertambah usia seorang laki-laki, prostat pun semakin membesar sehingga berisiko menjepit saluran kemih yang dilingkupinya.

 

Apa Hubungan Prostat dan BPH?

BPH adalah pembesaran prostat yang tidak ganas dan banyak terjadi pada pria yang menua. Penelitian pemeriksan jaringan pada autopsi menunjukan 10% laki-laki  usia 30 tahun sudah mulai mengalaminya, 20% pada 40 tahun, 50-60% pada usia 60 tahun, dan  80-90% di usia 70 dan 80 tahun. Sebenarnya, tidak semua laki-laki yang secara jaringan mengalami pembesaran prostat pergi ke klinik untuk berobat, melainkan jika sudah menimbulkan gejala. Gejala tersebut dikelompokan menjadi LUTS (Lower Urinary Tract Symptoms) atau gejala saluran kemih bawah.

Apa Saja Gejala Saluran Kemih Bawah?

LUTS adalah gejala yang dapat disebabkan oleh dua hal, masalah pada kandung kemih serta sumbatan pada saluran kemih (utretra). Kedua hal tersebut dapat disebabkan mulai dari peradangan, infeksi, batu, hingga keganasan.

Gejala LUTS diklasifikasikan menjadi 2 obstruktif (sumbatan) dan iritatif. Gejala obstruktif meliputi butuh waktu atau bahkan mengedan untuk mengeluarkan kencing, pancaran yang lemah, kencing terputus-putus, dan  kencing menetes, sedangkan gejala iritatif yang sering mengganggu terdiri atas frekuensi kencing yang meningkat, keinginan untuk kencing yang amat kuat dan tiba-tiba, serta terbangun untuk kencing di malam hari atau mengompol.

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Mengalami Gejala di Atas?

Kunjungilah Dokter keluarga Anda. Setelah menanyakan keluhan yang Anda rasakan serta memeriksa Anda secara komprehensif (serta pemeriksaan colok dubur jika diperlukan). Gejala yang Anda rasakan akan dinilaioleh dokter dengan kuesioner  IPSS (International Prostate Symptoms Score).  Selain itu,  Jika dibutuhkan dokter Anda akan memeriksakan pula urin, kadar PSA (Prostat Serum Antigen), fungsi ginjal, volume sisa kencing,  serta perekaman aliran kencing.

Keputusan dokter selanjutnya mulai dari observasi, memberikan obat pengecil prostat ataupun mengurangi sumbatan pada saluran kemih, hingga operasi.

 

Setelah membaca artikel ini, tanya pada diri Anda , suami, sanak saudara, atau kerabat, apakah merasakan gejala-gejala tersebut? Jika iya, kunjungi dokter kami, dr. Aries Alpendri, SpU, untuk konsultasi lebih lanjut. Beliau praktik di RS Permata Depok setiap selasa, rabu, dan kamis, pukul 16.00-18.00 WIB.

 

Editor:  dr. Ruby Aurora

Sumber: 

  1. Roehrborn CG. Benign Prostatic Hyperplasia: An Overview. Rev Urol. 2005; 7(Suppl 9): S3–S14 .

Artikel Kesehatan

01 September 2018

Read more

Mau Donor Darah? Ketahui Dulu Hal-hal Berikut Ini!

18 September 2018

Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kantong darah sangat tinggi, setiap ibu yang sedang melahirkan, pasien yang sedang menjalani operasi, korban kecelakaan yang mengalami perdarahan membutuhkan darah. Oleh karena itu, kegiatan donor darah adalah kegiatan yang sangat sering diadakan oleh PMI. Setiap tetes darah yang Anda donorkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Sebelum donor darah, tentu ada syarat yang harus Anda penuhi, dan hal-hal yang harus Anda lakukan, demi keselamatan Anda sendiri dan demi keselamatan orang lain tentunya. Apa sajakah itu?

Read more

Siapkan Diri Anda untuk Menghadapi Ancaman Paling Berbahaya bagi Wanita!

04 September 2018

Kanker leher rahim adalah pembunuh wanita kedua tertinggi di dunia. Pap smear adalah cara mudah yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim, menurunkan jumlah penderita dan angka kematian yang disebabkan oleh kanker leher rahim karena terapi dapat diberikan sejak kanker leher rahim stadium awal. Yuk lawan kanker leher rahim dengan Pap Smear!

Read more