Endometriosis Biang Keladi Gangguan Haid dan Kesuburan

Endometriosis Biang Keladi Gangguan Haid dan Kesuburan

26 April 2018

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan menyerupai  endometrium (jaringan rahim paling dalam) tumbuh di  luar rahim dan menyebabkan peradangan (inflamasi).  Jaringan ini dapat tumbuh di indung telur, saluran telur, kandung kemih, bahkan ke tempat yang jauh seperti paru-paru!  

Apa sajakah Gejalanya?

Sepertiga pasien endometriosis ternyata tidak merasakan gejala apapun (asimptomatik). Dua pertiga lainnya mengalami gejala nyeri saat haid, nyeri perut bawah, perdarahan menstruasi yang banyak, menstruasi yang tidak teratur, nyeri saat berhubungan seksual, nyeri saat BAB, serta mual dan perut kembung, seringkali disertai dengan siklus diare-konstipasi. Nyeri saat haid memang normal terjadi karena dikeluarkannya senyawa bernama prostaglandin. Namun waspadalah jika nyeri tersebut mengganggu aktivitas Anda bahkan hingga timbul gejala-gejala lainnya.

Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami beberapa dari gejala berikut:

  1. Menstruasi Anda berubah dari yang relatif bebas rasa sakit menjadi menyakitkan
  2. Nyeri menstruasi mengganggu kegiatan sehari-hari Anda, seperti membuat Anda berbaring hampir seharian untuk menahan nyeri hingga membuat Anda izin sekolah/kerja
  3. Merasakan nyeri ketika berhubungan intim
  4. Nyeri ketika BAK ataupun BAB serta tampak darah dalam urin ataupun tinja Anda
  5. Tidak kunjung hamil setelah berhubungan seksual teratur selama 12 bulan.

 

Endometriosis dan Infertilitas

Beberapa akibat atau komplikasi dari dari endometriosis adalah perlengketan antar-organ, kista ovarium, hingga ketidaksuburan atau infertilitas. Meskipun endometriosis dapat menyebabkan inertilitas, bukan berarti semua pasien endometriosis infertil!

Infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan untuk mendapat kan kehamilan setelah rutin 1 tahun berhubungan tanpa kontrasepsi. Kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh endometriosis, melainkan dapat disebabkan baik oleh faktor pria maupun wanita. Faktor wanita yang berperan misalnya gangguan pematangan sel telur, masalah anatomi (sumbatan saluran sel telur, masalah pada indung telur ataupun rahim), serta autoimun. Faktor pria yang dapat berperan adalah kuantitas dan kualitas sperma yang tidak prima, ketidakmampuan sperma bertahan di lingkungan vagina, serviks ataupun rahim, serta autoimun.

Apakah Pasien Endometriosis Bisa Hamil?

Tentu saja bisa!

Dengan bantuan terapi baik obat-obatan ataupun teknologi medis, pasien endometriosis bisa hamil. Namun, proses ini tidaklah sebentar, butuh kesabaran dan ketelatenan dalam mencapainya.

 

Kami, Rumah Sakit Permata Depok memiliki klinik SMART IVF yang fokus dalam gangguan haid dan kesuburan. Anda dapat mengkonsultasikan masalah Anda kepada kami di Klinik SMART IVF RS Permata Depok. Tidak hanya endometriosis, klinik kami juga menangani masalah lain yang menyebabkan gangguan haid dan kesuburan.

 

Referensi:

  1. NHS Choices. Endometriosis. [internet]. 2015 [cited on March 2018]. Available from https://www.nhs.uk/conditions/endometriosis/complications/
  2. Wood R. Myths and misconceptions in endometriosis. [internet]. 2015 [cited on March 2018]. Available from http://endometriosis.org/resources/articles/myths/

ASI Eksklusif? Yes! Bekerja? Yes!

11 April 2018

Setelah melahirkan, tentu Anda menginginkan nutrisi terbaik untuk sang buah hati. ASI Eksklusif pun sudah pasti tak luput dari to do list Anda. Namun, ...

Read more

Ikterus pada Bayi

19 January 2018

Kuning pada bayi? Ikterus namanya! Secara umum ikterus ditemukan pada 60% bayi sehat. Kapan harus waspada?...

Read more

Sekilas Tuberkulosis, Selamat Hari Tuberkulosis se-Dunia!

24 March 2018

Tanggal 24 Maret ini diperingati sebagai hari Tuberkulosios se-Dunia. Namun, sebelum “Stop TB” bersama-sama, yuk kenali apa itu Tuberkulosis?...

Read more