Diare Akut pada Anak, Atasi Sebelum Dehidrasi!

Diare Akut pada Anak, Atasi Sebelum Dehidrasi!

02 February 2018

Frekuensi BAB pada bayi memang lebih sering dibandingkan dengan orang dewasa. Namun, jika BAB anak Anda lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi encer atau lebih banyak kandungan cairannya, hati-hati itu diare!

 

Diare adalah kondisi BAB (Buang Air Besar) lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi encer yang berlangsung kurang dari 14 hari. Tidak hanya disebabkan oleh virus, bakteri, dan parasit, diare dapat pula disebabkan oleh  alergi makanan, intoleransi laktosa,  serta efek samping antibiotik tertentu.

 

Tidak Hanya BAB Encer

Gejala diare yang dapat timbul selain BAB yang encer dan sering meliputi:

  1. Nyeri perut
  2. Demam
  3. Kembung
  4. Terdapat darah dalam feses
  5. Kemerahan pada anus
  6. Dehidrasi: tampak haus, mata cekung, ubun-ubun teraba cekung, kulit tidak segera kembali ketika ditarik, bibir dan lidah kering, lemas, kencing berwarna lebih gelap atau berkurang, berat badan turun

 

Penanganan Umum

  1. Jika Anda masih menyusui bayi Anda, susuilah lebih sering! Susui selama 1-2 menit tiap 10 menit.
  2. Jika sudah bisa minum selain ASI, berikan tambahan cairan yang cukup
  3. Berilah oralit tiap diare. Jika tidak ada oralit, Anda bisa melarutkan 1 sendok gula dengan sejumput garam dalam 1 gelas air.
  4. Jika anak Anda sudah bisa makan, jangan berikan makanan porsi besar dalam sekali makan, melainkan porsi kecil tapi sering (small frequent feeding)
  5. Pilihlah makanan yang mudah dicerna
  6. Hindari makanan yang mengandung gula dan lemak dalam jumlah banyak
  7. Makanan asin seperti cracker asin dapat mengganti kehilangan elektrolit dalam usus Anak Anda yang terbuang karena diare
  8. Jangan berikan antibiotik sebelum dokter menginstruksikannya. Hati-hati, penggunaan antibiotik yang tidak pada tempatnya membuat bakteri kebal!
  9. Cuci tangan Anda ketika membersihkan dan membuang popok si kecil.

 

Segera Bawa ke Dokter Jika

  1. Timbul gejala dehidrasi: tampak haus, mata cekung, ubun-ubun teraba cekung, kulit tidak segera kembali ketika ditarik, bibir dan lidah kering, lemas, kencing berwarna lebih gelap atau berkurang, berat badan turun
  2. Nyeri perut yang teramat sangat
  3. Diare disertai dengan darah

 

Setelah mengetahui diare lebih detail, yuk atasi sebelum terjadi dehidrasi!

Referensi:

  1. Guandalini S. Diarrhea. [internet]. 2017[cited on March 2018]. Available from https://emedicine.medscape.com/article/928598-overview
  2. Diarrhea. [internet]. [cited on March 2018]. Available from https://www.webmd.com/children/tc/diarrhea-age-11-and-younger-home-treatment

Kapan, ya, si kecil siap diberikan makanan pendamping ASI?

20 August 2018

Ayah-Bunda, sudahkah mengenal tanda-tanda kapan si kecil siap diberikan makanan pendamping ASI (MPASI)? MPASI harus diberikan di waktu yang tepat, dalam waktu, porsi, dan komposisi yang tepat. Cara pemberiannya juga harus tepat loh, Bun, karena MPASI yang tidak baik akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan si kecil yang kurang baik. Yuk, baca lebih jauh!

Read more

Osteoporosis: Cegah Sebelum Keropos

30 July 2018

Pernahkah Anda melihat kakek atau nenek sedang berjalan dengan membungkuk? Tahukan Anda bahwa salah satu penyebabnya adalah osteoporosis tulang belakang! Bagaimana cara mencegahnya? Yuk cegah sebelum keropos!

Read more

Kencing Bercabang dan Pancarannya Melemah, BPH Mengintai!

25 June 2018

Pernahkah di suatu malam, tiba-tiba Anda terbangun karena penuhnya kandung kemih Anda, sehingga timbul keinginan untuk BAK. Anda pun kemudian pergi ke toilet dan menemukan pancaran kencing yang melemah serta kencing yang bercabang. Hati-hati gejala yang Anda alami merupakan gejala BPH (Benign Prostate Hyperplasia)!

Read more