Demam Typhoid

Demam Typhoid

09 February 2018

Demam tifoid atau sering disebut dengan Tipes oleh masyarakat awam, merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Salmonella thypi dan Salmonella parathypi . Penyakit ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi. Kuman salmonella hidup pada suhu tubuh manusia namun mati pada suhu tinggi.

 

Bagaimana Perjalanan Typhoid di Tubuh Kita?

Setelah berhasil masuk ke dalam tubuh manusia, bakteri masuk ke usus kecil dan peredaran darah. Bakteri ini menumpang pada sel darah putih di hati, limpa, dan sumsum tulang. Di sana mereka memperbanyak diri kemudian masuk kembali ke sistem peredaran darah. Saat hal tersebut terjadi, Amda akan mengalami demam! Kemudian, bakteri memasuki kantung empedu, sistem bilier, dan pembuluh limfe di sekitar usus. Di sini mereka juga melakukan pembelah diri secara massif. Bakteri tersebut banyak berkumpul di usus, sehingga dapat dideteksi di feses seseorang yang terinfeksi.

Apa saja Gejalanya?

Jika Anda mengalami:

  • Demam yang lebih terasa pada sore atau malam hari
  • Nyeri kepala
  • Nafsu makan berkurang, lemas
  • Gejala sistem pencernaan : mencret, BAB keras atau susah, mual, muntah, kembung
  • Lidah putih kotor dengan tepi kemerahan
  • Gejala dehidrasi akibat diare dan muntah terus menerus, bahkan tidak sadarkan diri

Segera periksakan ke dokter!

Jika tidak segera ditangani secara baik dan tepat, infeksi tifoid dapat membuat infeksi pada usus meluas, hingga membuat peforasi atau kebocoran pada usus!

Apa Saja yang Akan Diperiksa?

Jika dokter curiga Anda mengalami typhoid, Dokter akan memeriksakan pemeriksaan darah (untuk melihat leukosit, Hb, LED, fungsi hati, penanda infeksi seperti tubex/widal) atau jika diperlukan biakan darah dan tinja.

Bagaimana Terapinya?

Dokter akan  menilai apakah Anda butuh rawat inap ataupun tidak. Secara umum Dokter akan menyarankan Anda:

  1. Istirahat
  2. Diet lunak untuk mengistirahatkan sistem pencernaan Anda
  3. Cairan
  4. Antibiotik
  5. Obat demam

Apakah Bisa Dicegah?

Tentu Bisa!

Bagaimana mencegah penyakit ini bersarang di tubuh kita atau orang yang kita sayangi?

  1. Pola Hidup Bersih dan Sehat: cuci tangan! Rutinkan kegiatan cuci tangan setelah dari toilet, sebelum makan, ataupun mempersiapkan makanan,
  2. Cuci dan bersihkan bahan makanan sebelum dimasak
  3. Hindari makan atau minum sesuatu yang tidak dimasak matang

 

 

Referensi: DerSarkissan C. [internet]. 2017 [cited on March 2018]. Avaialable from http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/https://www.webmd.com/a-to-z-guides/typhoid-fever#2


ASI Eksklusif? Yes! Bekerja? Yes!

11 April 2018

Setelah melahirkan, tentu Anda menginginkan nutrisi terbaik untuk sang buah hati. ASI Eksklusif pun sudah pasti tak luput dari to do list Anda. Namun, ...

Read more

Ikterus pada Bayi

19 January 2018

Kuning pada bayi? Ikterus namanya! Secara umum ikterus ditemukan pada 60% bayi sehat. Kapan harus waspada?...

Read more

Sekilas Tuberkulosis, Selamat Hari Tuberkulosis se-Dunia!

24 March 2018

Tanggal 24 Maret ini diperingati sebagai hari Tuberkulosios se-Dunia. Namun, sebelum “Stop TB” bersama-sama, yuk kenali apa itu Tuberkulosis?...

Read more