Demam Dengue Bukan Sekedar Demam Biasa

Demam Dengue Bukan Sekedar Demam Biasa

23 February 2018

Demam Dengue adalah penyakit infeksi yang dapat mengenai baik anak dan dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dibawa dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini senang sekali hidup dI penampungan air dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang. Saat  nyamuk ini menusuk kulit manusia untuk menghisap darah dengan mulut panjangnya, virus yang berada di liur nyamuk tersebut akan ikut disuntikan ke tubuh manusia.

 

Virus tersebut  membuat  gangguan pada organ liver (hati) serta meningkatkan permeabilitas pembuluh darah kapiler di tubuh kita. Hal ini menyebabkan turunnya trombosit serta  kebocoran plasma darah. Trombosit yang rendah ini akan melemahkan dinding pembuluh darah, sehingga gejala perdarahan dapat terjadi.

 

Bagaimana gejalanya?

Jika Anda mengalami:

  1. Panas tinggi yang pola nya seperti tapal kuda, yaitu 3 hari pertama demam, kemudian turun di hari 4-6 hari, dan pada hari ke 7-9 naik kembali
  2. Nyeri kepala
  3. Nyeri di belakang mata
  4. Nyeri otot dan sendi
  5. Lemas
  6. Mual
  7. Muntah

Anda patut curiga akan Demam Dengue. Terkadang gejala ini sering disalah artikan sebagai demam karena infeksi virus biasa. Namun jika gejala ini disertai dengan

  1. Mimisan
  2. Gusi berdarah
  3. Muntah darah atau BAB darah
  4. Nyeri pada ulu hati dan perut
  5. Mengantuk, lemah, tidur sepanjang hari
  6. Ujung tangan dan kaki teraba dingin
  7. Tidak BAK 4-6 jam

Hati-hati, demam yang Anda alami bukan hanya Demam Dengue Saja, Namun Demam Berdarah Dengue (DBD)! Orang dengan sistem imun yang lebih lemah, serta orang yang sudah pernah terinfeksi DBD sebelumnya berisiko terkena DBD lebih besar. DBD ini bisa berujung pada kondisi shock hingga penurunan kesadaran.

JIka dokter mencurigai Anda mengalami demam dengue atau bahkan DBD, dokter akan memeriksakan darah lengkap untuk melihat Hb, Hematokrit, leukosit, LED, dll , serta penanda virus atau antibody dalam darah Anda.

  

Bagaimana terapinya?

Jika diagnosis sudah tegak, Akan dilihat apakah Anda butuh rawat inap atau tidak. Terapi utama dari demam dengue dan demam berdarah dengue adalah cairan! Jika kerabat atau keluarga Anda mengalami gejala Demam Dengue atau bahkan Demam Berdarah Dengue, pertolongan pertama yang harus Anda lakukan adalah:

  1. Berikan minum sebanyak-banyaknya
  2. Berikan kompres pada area ketiak, leher, lipatan paha (bukan dengan air dingin)
  3. Berikan obat penurun panas
  4. Segera bawa ke dokter!

 

Bisakah Dicegah?

Bagaimana cara mencegah orang yang kita sayangi terkena DBD? Pasti Anda sering mendengar mengenai 3 M bukan? Menutup, menguras, dan mengubur. Mengapa kita harus melakukan hal tersebut? Dengan melakukan 3 M, sebenarnya kita membasmi tempat tinggal nyamuk Aedes aegepti yang senang tinggal di air yang tergenang..

  1. Menutup rapat tempat penampungan air
  2. Menguras bak mandi minimal seminggu sekali
  3. Mengganti air vas bunga atau tanaman air seminggu sekali
  4. Mengganti air dalam tempat minum burung secara rutin
  5. Menimbun barang bekas yang dapat menampung air
  6. Menaburkan bubuk abate (bubuk ini akan mematikan jentik nyamuk) pada tempat penampungan air yang sulit dikuras
  7. Memelihara ikan di tempat penampungan air agar dapat sekalian menjadi pemakan jentik nyamuk.

 

Referensi:

  1. Dengue and severe dengue. [internet]. 2017 [cited on March 2018]. Avaialable from http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/
  2. Martina BEE,* Koraka P, and  Osterhaus Dengue virus pathogenesis: an integrated view. Clin Microbiol Rev. 2009 Oct; 22(4): 564–581.

ASI Eksklusif? Yes! Bekerja? Yes!

11 April 2018

Setelah melahirkan, tentu Anda menginginkan nutrisi terbaik untuk sang buah hati. ASI Eksklusif pun sudah pasti tak luput dari to do list Anda. Namun, ...

Read more

Ikterus pada Bayi

19 January 2018

Kuning pada bayi? Ikterus namanya! Secara umum ikterus ditemukan pada 60% bayi sehat. Kapan harus waspada?...

Read more

Sekilas Tuberkulosis, Selamat Hari Tuberkulosis se-Dunia!

24 March 2018

Tanggal 24 Maret ini diperingati sebagai hari Tuberkulosios se-Dunia. Namun, sebelum “Stop TB” bersama-sama, yuk kenali apa itu Tuberkulosis?...

Read more