Pneumonia Komunitas, Cegah sebelum Tertular

Pneumonia Komunitas, Cegah sebelum Tertular

09 March 2018

Pneumonia komunitas adalah pneumonia yang didapat di masyarakat. (komunitas). Karena mudah ditularkan melalui udara, ayo cegah sebelum terkena!

 

Apa itu Pneumonia?

Pneumonia adalah infeksi pada saluran napas bawah. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa patogen seperti virus, bakteri, dan jamur dan ditularkan melalui udara. Setelah masuk ke saluran pernapasan Anda, patogen penyebab pneumonia tersebut menginvasi jaringan paru Anda sehingga menyebabkan alveolus atau kantung udara dalam paru terisi sel-sel radang. Kondisi ini menghalangi pertukaran oksigen dalam paru, sehingga Anda dapat mengalami sesak napas dan tubuh Anda pun berada dalam kondisi kekurangan oksigen!

 

Bagaimana Gejalanya?

Jika Anda mengalami demam dan batuk yang tak kunjung sembuh, serta muncul gejala sesak, hati-hati pneumonia!  Gejala yang timbul dapat berupa demam, batuk berdahak, sesak, dinding dada seperti tertarik saat menarik napas (retraksi), nyeri dada saat menarik/membuang napas, muntah, nafsu makan berkurang, dan lemas. Jika Anda mengalami hal-hal tersebut, dokter akan memeriksakan darah, dahak, serta foto ronsen pada dada Anda.

 

Apakah Butuh Rawat Inap?

Setelah diagnosis tegak, dokter akan memberikan terapi sesuai dengan kondisi Anda. Jika kondisi klinis Anda cukup stabil, dokter akan menyarankan Anda untuk rawat jalan dan memberikan antibiotik  yang harus Anda habiskan di rumah. Jika  secara klinis Anda dinilai butuh rawat inap, Anda akan diberikan oksigen melalui selang, serta cairan dan antibiotik melalui infus.

 

Apakah Bisa Dicegah?

Ya! Penularan pneumonia di komunitas tentu bisa dicegah. Bagaimana caranya?

  1. Menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja, ventilasi, serta pencahayaan
  2. Menjaga kebersihan diri sendiri seperti cuci tangan
  3. Lakukan pola hidup sehat, termasuk tidak merokok!
  4. Etika batuk : ketika batuk/bersin, tutupi mulut dan hidung Anda dengan lengan dalam baju Anda atau tissue. Tissue yang telah Anda pakai harus dibuang di tempat sampah, kemudian cuci tangan dengan sabun.
  5. Vaksin: diberikan pada golongan risiko tinggi (lansia, pasien diabetes, penyakit jantung, PPOK, HIV).

 

 

Referensi:

  1. Baer SL. Community acquired pneumonia. 2017. [internet]. 2017 [cited on March 2018]. Available from https://emedicine.medscape.com/article/234240-overview
  2. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Pneumonia Komuniti. Jakarta: PDPI; 2003. P 15.

Kapan, ya, si kecil siap diberikan makanan pendamping ASI?

20 August 2018

Ayah-Bunda, sudahkah mengenal tanda-tanda kapan si kecil siap diberikan makanan pendamping ASI (MPASI)? MPASI harus diberikan di waktu yang tepat, dalam waktu, porsi, dan komposisi yang tepat. Cara pemberiannya juga harus tepat loh, Bun, karena MPASI yang tidak baik akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan si kecil yang kurang baik. Yuk, baca lebih jauh!

Read more

Osteoporosis: Cegah Sebelum Keropos

30 July 2018

Pernahkah Anda melihat kakek atau nenek sedang berjalan dengan membungkuk? Tahukan Anda bahwa salah satu penyebabnya adalah osteoporosis tulang belakang! Bagaimana cara mencegahnya? Yuk cegah sebelum keropos!

Read more

Kencing Bercabang dan Pancarannya Melemah, BPH Mengintai!

25 June 2018

Pernahkah di suatu malam, tiba-tiba Anda terbangun karena penuhnya kandung kemih Anda, sehingga timbul keinginan untuk BAK. Anda pun kemudian pergi ke toilet dan menemukan pancaran kencing yang melemah serta kencing yang bercabang. Hati-hati gejala yang Anda alami merupakan gejala BPH (Benign Prostate Hyperplasia)!

Read more